Saat Si kecil Ingin Berpuasa, Apa yang Ibu Lakukan?

May 20, 2019

 

Menginjak usia lima ke atas, rasa ingin tahu si Kecil mulai tumbuh. Alhasil, ia akan sering kali bertanya pada orang tuanya. Pasti lucu sekali melihat Si Kecil antusias terhadap lingkungan sekitarnya ya, Bu. Di bulan Ramadan, saat mendapati ayah dan ibunya tidak makan dan minum di siang hari, ia akan bertanya, “Kenapa Ayah dan Ibu tidak makan dan minum?” Ia pun mulai penasaran mengenai ibadah puasa yang dilaksanakan kedua orang tuanya.

Puasa Ramadan merupakan salah satu ibadah yang wajib dilaksanakan umat Muslim di seluruh dunia. Tidak ada salahnya jika Ibu ingin memperkenalkan ibadah puasa sejak dini pada anak. Bagaimana, sih, cara memperkenalkan ibadah puasa padanya? Apa ya yang perlu diperhatikan?

Pertama, ciptakan suasana yang menyenangkan untuk si Kecil selama ia menunaikan ibadah puasa pertamanya. Hal ini dapat meninggalkan kesan yang baik mengenai puasa di benaknya sehingga ia tetap merasa senang untuk berpuasa keesokan harinya. Ibu bisa mengenalkan puasa melalui cerita Nabi dan Rasul atau mengajak si Kecil berkumpul saat keluarga berbuka puasa bersama.

Biasanya di usia balita, yang Si Kecil pahami, puasa berarti menahan haus dan lapar saja. Ibu bisa memberikan pengertian padanya bahwa dengan berpuasa, Ia bisa melatih kesabaran dan mengetahui bagaimana perasaan kaum dhuafa saat mereka kelaparan. Jadi, si Kecil bisa lebih menghargai apa yang dimilikinya. Ajaklah ia untuk melakukan kebaikan sebanyak-banyaknya juga, agar ia memperoleh nilai kebaikan lainnya.

Kedua, jika Si Kecil sudah memahami puasa, hindari memaksanya berpuasa satu hari penuh. Biarkan ia berpuasa selama beberapa jam saja sebagai pembelajaran awal untuknya. Budayakan ia untuk ikut sahur bersama ibu dan ayahnya dan jelaskan mengapa sahur dilakukan dini hari.

Saat sahur, si Kecil dianjurkan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dan protein, agar ia tidak cepat merasa lapar. Sebisa mungkin hindari makanan manis saat sahur ya, Bu, sebab dapat membuatnya cepat lapar dan lelah. Pastikan juga ia cukup minum supaya tidak dehidrasi.

Ketiga, Ibu bisa mengajarkan Si Kecil puasa secara bertahap. Misal, di awal Ibu dapat mengajarkannya berpuasa selama 3 – 4 jam. Jika berhasil, tambah lama puasanya secara perlahan.

Ibu bisa mencicipi tips-tips ini untuk mengenalkan ibadah puasa kepada Si Kecil. Semoga ibadah puasa Ibu dan keluarga berjalan lancar, dan Si Kecil tumbuh ceria setiap hari.

Kembali ke Kumpulan Artikel