Bagaimana Cara Menjemur Bayi dengan Aman?

April 2, 2019

Apa yang biasa ibu lakukan bersama Si Kecil yang masih bayi di pagi hari? Memandikan Si Kecil? Atau Si Kecil ikut ibu menyiapkan sarapan untuk ayah? Atau di pagi hari ibu mengajak Si Kecil berjemur di bawah hangatnya sinar matahari? Wah itu bagus sekali lho, bu. Semua aktivitas bersama Si kecil memang penuh keceriaan.

Saat ibu ‘Mandi Matahari’ bersama Si Kecil, sinar matahari akan menyerap ke tubuh SI Kecil untuk menghasilkan vitamin D yang bermanfaat untuk membentuk tulang dan gigi, membantu penyerapan kalsium, serta mengatur sistem kekebalan tubuh bayi.

Pancaran mentari pagi memiliki banyak manfaat untuk Si Kecil yang masih bayi, namun perlu ibu perhatikan saat berjemur bersama bayi, jangan lupa kenakan pakaian pada Si Kecil. Karena menjemur bayi dalam keadaan telanjang ternyata kurang tepat. Sebab kulitnya masih sangat tipis dan sensitif.

Apa saja yang perlu diperhatikan saat menjemur Si Kecil, ini dia bu:

  1. Hindari menatap matahari

Jangan biarkan Si Kecil menatap langsung sinar matahari. Karena cahaya matahari yang silau dapat mengganggu retina mata Si Kecil yang masih sensitif.

  1. Jangan terlalu lama berjemur

Menjemur Si Kecil tidak perlu waktu lama bu, cukup 10  – 15 menit sehari. Selain itu, menjemur bayi sebaiknya dilakukan sebelum jam 10 pagi. Karena jika dilakukan di atas jam tersebut, efeknya justru tidak baik untuk kulit bayi, karena kadar sinar ultravioletnya yang terlalu tinnggi.

  1. Kenakan pelindung kepala pada bayi

Selain tidak membiarkan Si Kecil menatap matahari secara langsung, yang tidak kalah pennting yaitu kenakan SI Kecil pelindung kepala seperti topi dan kacamata. Tujuannya agar sinar matahari tidak langsung mengenai kepala, wajah, dan mata Si Kecil.

  1. Gunakan tabir surya pada bayi di atas 6 tahun

Untuk Si Kecil yang berusia datas 6 bulan, ibu bias memberikannnya tabir surya dengan SPF 15 saat menjemurnya, untuk menghalau dampak buruk sinar ultraviolet pada kulitnya.

Kembali ke Kumpulan Artikel