Rahasia Membuat Tisu Basah Dirumah

March 21, 2019

 

Saat sedang bepergian bersama Si Kecil, tisu basah menjadi  benda yang tidak ketinggalan di tas ibu. Karena tisu basah cukup fungsional. Selain untuk membersihkan kotoran yang menempel di kulit Si Kecil, tisu basah juga dapat berfungsi untuk membersihkan tempat makan, atau mengelap botol yang kotor.

Sebenarnya tisu basah memiliki efek yang sama dengan air ketika digunakan untuk membersihkan kulit bayi dari kotoran. Untuk kulit bayi normal, tisu basah tidak menimbulkan efek samping. Namun, penggunaan tisu basah untuk kulit bayi yang sensitif, dapat menimbulkan efek samping seperti, lecet, gatal – gatal, bengkak, hingga melepuh.

Area yang paling sering mengalami reaksi alergi adalah ruas tangan, area kelamin, dan bokong. Hindari menggaruk atau menggosok bagian yang alergi, bawa segera ke dokter jika Si Kecil mengalami alergi kulit.

Jika Si Kecil memiliki kulit sensitif dan alergi terhadap tisu basah yang dijual bebas, ibu bisa mulai membuat tisu basah sendiri dirumah. Bagaimana caranya?

Yang perlu ibu siapkan adalah tisu gulung yang tebal, sabun bayi cair, baby oil, air hangat, dan wadah bersih untuk menyimpan tisu basah yang ibu buat.

Cara membuatnya:

  1. Lepas kardus gulungan tisu, lalu gunting tisu menjadi dua bagian
  2. Masukan air hangat sekitar setengah cangkir ke dalam wadah. Lalu campur air dengan 2 sendok teh sabun bayi cair, 2 sendok teh baby oil. Kemudian aduk
  3. Ambil bagian tisu yang sudah dipotong tersebut dan masukan ke dalam wadah
  4. Tutup wadah dan rendam tisu semalaman sebelum digunakan

Bila ibu memilih produk untuk bayi, perhatikan komposisinya dan efeknya untuk kulit bayi. Untuk salep multifungsi yang aman untuk kulit bayi dan tidak menyebabkan iritasi kulit, gunakan Transpulmin Baby. telah direkomendasikan para dokter sejak lebih dari 30 tahun, Transpulmin Baby efektif untuk pilek, batuk, demam, sakit kepala, nyeri punggung, sakit perut, dan menghangatkan badan bayi. Transpulmin Baby dapat digunakan sejak bayi usia 0 bulan – 24 bulan (2 tahun).

Kembali ke Kumpulan Artikel