Gangguan Kesehatan yang Umum pada Bayi

April 15, 2020

Sistem imunitas bayi memang belum sebaik orang dewasa. Sistem imunitas dan metabolismenya sedang sedang dalam masa pertumbuhan. Jadi wajar saja jika bayi sering mengalami gangguan kesehatan. Tapi ibu tidak perlu khawatir. Selama gangguan ditangani secara tepat, kondisi tersebut tidak akan berlanjut. Yuk cari tahu agar bisa mengenali penyakit yang sering menyerang bayi, di antaranya:

Penyakit kuning

Bilirubin adalah hasil penghancuran sel darah merah. Seharusnya bilirubin ini disaring oleh hati. Namun organ hati bayi yang baru lahir belum berkembang sempurna. Bilirubin pun tidak bisa dimetabolisme secara efektif. Akhirnya kadar bilirubin Si Kecil meningkat. Akibatnya Si Kecil akan terlihat menguning. Gangguan ini disebut juga penyakit kuning fisiologis. Kondisi ini umumnya hanya berlangsung dua sampai tiga hari. Untuk menghilangkannya, bayi bisa dijemur di bawah sinar matahari sekitar 30 menit.  Namun bila kondisi ini berlanjut, konsultasikan ke dokter karena bisa jadi petunjuk adanya penyakit lain.

Perut kembung

Perut bayi umumnya memang agak buncit. Namun jika buncitnya perut disertai rasa keras dan ada perubahan aktifitas si kecil sebaiknya segera konsultasi ke dokter. Si Kecil kemungkinan mengalami distensi perut. Distensi perut adalah penumpukan gas atau cairan berlebih di perut. Keadaan ini biasanya menjadi gejala penyakit lainnya.

Penyakit kulit

Kulit Si Kecil masih sangat sensitif. Mudah iritasi. Dua penyakit yang sering terjadi adalah ruam popok dan dermatitis. Maka pastikan kebersihan diri Si Kecil. Ibu bisa mengganti popok Si Kecil setiap 2-3 jam sekali. Dermatitis juga bisa terjadi karena produk-produk yang dipakai memicu iritasi. Jadi, pakailah produk yang diformulasi khusus untuk kulitnya yang masih sensitif.

Batuk pilek

Sebetulnya batuk adalah reaksi alami tubuh untuk mengeluarkan benda asing dari saluran pernapasan. Ingus yang keluar pada saat pilek juga berfungsi menjadi tanda adanya infeksi dalam tubuh. Namun jika terlalu sering batuk atau banyak ingus, napas Si Kecil bisa tersumbat. Kadang bahkan berbunyi grok grok. Tapi Ibu tidak perlu khawatir. Ibu bisa mengoleskan Transpulmin untuk melegakan gejala batuk pilek. Oleskan pada dada, punggung dan leher Si Kecil. Dijamin ia lebih tenang dan nyenyak tidurnya.

 

Referensi:

https://www.nhs.uk/conditions/jaundice-newborn/

https://www.cdc.gov/parents/infants/diseases_conditions.html

(https://www.cdc.gov/antibiotic-use/community/for-patients/common-illnesses/colds.html )

https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/pages/Common-Conditions-in-Newborns.aspx

Kembali ke Kumpulan Artikel