Amankah Si Kecil Diberikan Antibiotik?

March 12, 2020

Sistem imunitas Si Kecil belum terbentuk sempurna. Karena itu ia lebih rentan terkena penyakit. Baik disebabkan virus atau pun bakteri. Penyebabnya berbeda, maka obatnya pun berbeda.

Jika penyakit disebabkan virus, maka antibiotik tidak membantu. Penyakit yang disebabkan virus contohnya flu, demam berdarah dengue, cacar air, campak, atau rubella.

Misalnya saja Si Kecil yang terkena flu. Flu disebabkan virus influenza. Penyakit yang disebabkan virus hanya bisa dihilangkan oleh sistem kekebalan tubuh. Karena itu lebih baik diberikan nutrisi yang cukup agar lebih cepat pulih.

Penyakit yang disebabkan bakteri di antaranya pneumonia, demam typhoid, infeksi saluran kemih, TBC, meningitis, dan lain- lain. Penyakit-penyakit tersebut disebabkan bakteri yang bisa dibasmi oleh antibiotik.

Namun pemberian antibiotik harus disesuaikan. Konsumsi antibiotik yang tdak seharusnya justru akan mengganggu sistem kekebalan tubuh Si Kecil. Beberapa riset bahkan menyebut risiko alergi akan meningkat jika ia diberikan antibiotik sejak dini.

Menurut dokter spesialis anak, antibiotik sebaiknya dilakukan jika Si Kecil terserang batuk dan pilek secara terus-terusan selama 10-14 hari. Kadang gejala ini mirip dengan alergi. Orang tua bisa saja salah mengenali peyakit dari gejala yang mirip ini.

Semakin banyak penggunaan antibiotik tidak terawasi dan tidak bertanggung jawab, semakin banyak kasus resistensi antibiotik. Hal ini akan menyulitkan jika pada waktu selanjutnya terserang penyakit serupa. Dosisnya harus dinaikkan atau mengubah jenis antibiotik yang diberikan.

Lalu apa yang harus dilakukan jika Si Kecil sakit? Pantau terus kondisinya. Berikan nutrisi terbaik dan air putih yang cukup. Hal ini berguna agar kekebalan tubuhnya bisa melawan infeksi. Jangan mudah memberikan antibiotik. Periksakan ke dokter agar diagnosisnya tepat. Jika memerlukan obat, konsumsi sesuai dosis. Antibiotik yang diberikan harus dihabiskan agar tidak terjadi resistensi bakteri.

Kembali ke Kumpulan Artikel