Si Kecil stres? Kenali tanda-tandanya!

18/05/2022
Si Kecil stres? Kenali tanda-tandanya!

Si Kecil stres merupakan hal yang mudah terjadi. Biasanya, Si Kecil merespons emosi orangtua dan lingkungannya. Itu artinya, lingkungan sangat mempengaruhi tumbuh kembang Si Kecil. Saat Si Kecil yang menerima banyak perhatian dan memiliki ikatan yang kuat dengan Ayah dan Ibu memiliki tingkat hormon kortisol yang lebih rendah.

Peningkatan kadar hormon kortisol muncul ketika Si Kecil dapat dikaitkan dengan masalah perilaku dan gangguan di masa dewasa. Selain faktor genetik, nutrisi, dan penyakit, pengalaman Si Kecil dengan orang-orang di sekitarnya juga dapat mempengaruhi perkembangan otaknya.

Tanda-tanda saat Si Kecil Stres

Memang tidak mudah untuk mengidentifikasi tanda Si Kecil sedang stres. Meskipun Si Kecil tidak dapat mengungkapkannya secara lisan, perubahan perilaku mereka dapat menunjukkan bahwa ada sesuatu yang salah.

Ibu dapat menangkap gejala berikut sebagai tanda:

1. Menangis Lebih Sering

Menangis bisa menjadi salah satu reaksi pertama dan paling umum dari Si Kecil yang stres. Ini adalah sinyal bahwa mereka merasa tidak enak badan atau membutuhkan sesuatu. Jika Si Kecil menangis sejadi-jadinya, coba cari tahu apa penyebabnya.

2. Perubahan Kebiasaan Tidur

Stres dapat mengganggu kebiasaan tidur Si Kecil. Mereka bisa tetap terjaga lebih dari biasanya dan menangis karena stres.

3. Tidak Ada Kontak Mata

Si Kecil mencoba menghindari kontak mata saat stres. Dalam beberapa kasus, kurangnya kontak mata dapat mengindikasikan gangguan spektrum autisme atau gangguan penglihatan.

4. Perubahan Kebiasaan Makan

Stres dapat mengganggu kebiasaan makan Si Kecil. Beberapa anak mungkin cenderung makan berlebihan, sementara yang lain mengalami kurang nafsu makan serta dapat menyebabkan masalah perut pada Si Kecil, dan Ibu mungkin perlu lebih awas memperhatikan tanda-tanda gangguan pencernaan.

5. Kurang Ekspresif

Si Kecil mungkin terlihat tidak ekspresif saat kondisinya sedang tidak merasa nyaman. Ibu bisa merasakan kurangnya emosi di wajah anak. Si Kecil mungkin menolak makan saat merasa takut dan stres. Namun, jika Si Kecil tidak mau menyusu, Ibu juga harus mencari kemungkinan penyebab penyakit atau sembelit. 

Pada tahap akhir penyesuaian, terutama saat Si Kecil beralih dari menyusui ke makan makanan padat, beberapa anak mungkin menolak makanan baru karena mereka mungkin masih ingin menyusu. Si Kecil menjadi rewel, mulai menangis, dan memberi isyarat kepada orangtua untuk memeluknya. Studi ini menunjukkan bahwa Si Kecil memiliki masalah dalam beradaptasi atau butuh waktu dengan situasi baru sehingga jadi rentan stres.

Berikan efek relaksasi pada Si Kecil dengan aroma ekstrak bunga Chamomile yang terkandung dalam Transpulmin Baby. Dengan kandungan bahan alami seperti eucalyptus oil dan ,ekstrak bunga chamomile tidak hanya memberikan efek relaksasi, namun juga menjaga kehangatan Si Kecil agar selalu nyaman setiap hari.

Jika Si Kecil terserang gejala flu, bantu redakan dengan balsam Transpulmin Baby yang telah direkomendasikan ahli lebih dari 30 tahun. Balurkan balsam Transpulmin Baby untuk Si Kecil baru lahir sampai usia 24 bulan di dada, punggung, dan leher, serta rasakan manfaatnya!

Jangan lupa selalu stock Transpulmin untuk Si Kecil ya, Bu!

Sumber:

https://www.halodoc.com/artikel/ini-5-tanda-kalau-Si Kecil-juga-bisa-alami-stres

https://www.popmama.com/baby/0-6-months/sysilia-tanhati/kenali-gejala-stres-pada-Si Kecil-dan-cara-penanganannya

Kembali ke Kumpulan Artikel