Jenis Tantrum yang Sering Dilakukan oleh Si Kecil

06/04/2022
Jenis Tantrum yang Sering Dilakukan oleh Si Kecil

Mengatasi Si Kecil yang sering sekali marah-marah dan mengamuk bukan perkara mudah. Ledakan emosi ini dikenal dengan sebutan Tantrum. Meski menguji kesabaran, penting untuk memahami jenis tantrum yang sering terjadi pada Si Kecil agar Ibu bisa lebih memahaminya.

Umumnya, ledakan emosi ini terjadi pada Si Kecil berusia 15 bulan ke atas. Hal ini sebenarnya merupakan luapan emosi sebagai imbas dari ketidakmampuan Si Kecil menjelaskan apa yang ia inginkan dengan kata-kata.

Yuk cari tahu lebih lengkap jenis tantrum dan cara mengatasinya, Bu!

Mengenal Beberapa Jenis Tantrum pada Anak

Seperti berjalan, berbicara, dan belajar banyak hal, tantrum merupakan salah satu bagian dari tahap tumbuh kembang anak. Penelitian pada 2007 yang dipublikasikan di The Journal of Pediatrics mengungkapkan bahwa 70 persen Si Kecil berusia 18-24 bulan mengalami tantrum. 

Namun tantrum tidak serta merta hilang saat Si Kecil menginjak usia 2 tahun. Beberapa peneliti menemukan bahwa tantrum paling sering terjadi pada rentang usia 3-5 tahun dan bahkan sekitar 75 persen Si Kecil prasekolah.

Jadi, Ibu tidak perlu terlalu khawatir jika Si Kecil mengalami tantrum. Daripada kesal, cobalah untuk lebih memahaminya. Salah satunya dengan mengenali jenis tantrum yang tengah dialaminya.

Sebab, meski sama-sama menangis dan mengamuk, ternyata jenis tantrum itu berbeda lho, Bu. Berikut ini di antaranya:

1. Tantrum Manipulatif

Tantrum manipulatif adalah tindakan yang dilakukan oleh Si Kecil ketika keinginannya tidak terpenuhi dengan baik. Ini adalah tantrum yang dibuat-buat oleh Si Kecil untuk membuat orang lain memenuhi keinginannya. 

Perlu diingat, jenis tantrum ini tidak terjadi pada semua anak ya, Bu. Kebanyakan tantrum manipulatif muncul akibat adanya penolakan.

Banyak hal yang bisa Ibu lakukan untuk menghentikan Si Kecil dari kondisi tantrum. Ibu bisa membawanya ke tempat yang lebih tenang dan bebaskan dia untuk melakukan apa yang dia mau untuk bisa meluapkan emosinya sembari tetap memantaunya.

Pastikan Ibu atau Ayah mampu mengendalikan emosi agar Ibu tetap terlihat tenang dalam menghadapi Si Kecil yang tantrum. Jika Si Kecil sudah tenang, berikan penjelasan yang baik padanya bagaimana seharusnya Si Kecil bersikap untuk mendapatkan yang dia inginkan.

Jika setelah kondisi ini Si Kecil masih mengalami tantrum manipulatif, mengutip dari laman Kids Health, salah satu cara terbaik untuk menanganinya adalah ajak Si Kecil melakukan kegiatan lain yang sama menyenangkan. 

2. Tantrum Frustrasi

Umumnya, tantrum frustrasi disebabkan karena Si Kecil belum bisa mengekspresikan dirinya dengan baik. Si Kecil berusia 18 bulan rentan mengalami kondisi ini karena merasa kesulitan mengutarakan apa yang dirasakannya pada orang lain. 

Tapi tidak hanya itu, Bu. Si Kecil juga akan mengalami tantrum frustrasi karena beberapa faktor, contohnya kelelahan, kelaparan, atau gagal melakukan sesuatu.

Jika Si Kecil sedang mengalami jenis tantrum, Ibu bisa dekati Si Kecil dan menenangkannya. Kemudian bantu ia menyelesaikan apa yang tidak bisa ia lakukan. Setelah Si Kecil tenang dan berhasil melakukan apa yang diinginkannya, berikan pemahaman kepada Si Kecil bahwa perilaku yang ia lakukan tidak baik.

Ibu bisa juga ajari Si Kecil untuk meminta pertolongan kepada Ibu atau orang lain yang Si Kecil kenal. Nah, saat Si Kecil meminta pertolongan, pastikan Ibu memberikan pertolongan dengan lembut dan kasih sayang ya.

Tantrum pada Si Kecil memang merepotkan dan membuat orang tua jengkel. Tapi di sinilah letak peran orang tua dalam membantu tumbuh kembang anak, khususnya pembangunan karakter.

Hindari kekerasan ketika menangani Si Kecil yang sedang tantrum ya, Bu. Sebaliknya, lakukan sejumlah cara komunikatif seperti:

Untuk memberikan efek relaksasi agar Si Kecil bisa lebih tenang ketika tantrum muncul, Ibu bisa membalurkan balsam yang mengandung bahan alami, seperti Transpulmin Baby yang mengandung eucalyptus oil dan ekstrak chamomile yang hangat dan aromanya menciptakan rasa tenang.

Jika Si Kecil mulai tantrum disertai dengan gejala flu, bantu redakan dengan balsam Transpulmin Baby yang telah direkomendasikan ahli lebih dari 30 tahun. Balurkan balsam Transpulmin Baby untuk bayi baru lahir sampai usia 24 bulan di dada, punggung, dan leher, serta rasakan manfaatnya!

Jangan lupa selalu stock Transpulmin untuk Si Kecil ya, Bu!

Sumber: 

https://www.halodoc.com/artikel/kenali-jenis-tantrum-yang-sering-dilakukan-anak

https://kumparan.com/kumparanmom/memahami-4-jenis-tantrum-pada-anak-balita-1544503461223244085/full

Kembali ke Kumpulan Artikel