Arsenic Hour, kenali gejala dan cara menanganinya!

17/04/2022
Arsenic Hour, kenali gejala dan cara menanganinya!

Si Kecil yang terus menangis seringkali membuat Ibu tak berdaya. Si Kecil tampaknya benar- benar tak bisa dihibur dan ini terjadi setiap hari. Sedihnya lagi, Ibu tidak tahu apa penyebabnya sehingga bingung juga bagaimana menenangkannya. Apalagi kalau Ibu kebetulan adalah seorang ibu baru. 

Nah, buat para ibu baru, pernahkah Ibu mendengar istilah arsenic hour?

Apa itu Arsenic Hour?

Arsenic hour, atau kerap disebut juga witching hour, adalah saat Si Kecil tiba-tiba mulai menangis. Biasanya ini terjadi di sore atau malam hari. Tangisannya dapat berlangsung selama 30 menit hingga satu jam sementara beberapa Si Kecil lainnya dapat menangis tanpa henti selama berjam-jam. Saat ini terjadi, seolah-olah tidak ada yang bisa menenangkannya. 

Kondisi ini biasanya dialami Si Kecil sekitar 2 – 3 minggu setelah kelahiran dan terus meningkat selama delapan minggu. Tangisannya akan mulai berkurang saat Si Kecil berusia sekitar 3 – 4 bulan. Para ahli mengatakan, kebanyakan Si Kecil akan mengakhiri masa ini saat mereka berusia 5 bulan. Tetapi untuk beberapa Si Kecil dapat berlanjut untuk waktu yang lebih lama.

Ibu tak perlu khawatir. Kondisi ini wajar dialami Si Kecil kok.

Biar Ibu tetap tenang saat Si Kecil sedang memasuki arsenic hour-nya, yuk cari tahu penyebab dan bagaimana sebaiknya Ibu menghadapinya.

Apa Penyebab Arsenic Hour?

Sayangnya, tidak ada penyebab pasti arsenic hour. Dikutip dari Ibu trick.com, kolik, atau masalah pada perut atau usus akibat kelebihan gas, sering dianggap sebagai penyebab utamanya. Namun ada beberapa kondisi lain yang juga diduga sebagai penyebabnya, yaitu:

1. Terlalu Lelah

Si Kecil terkadang mengalami kesulitan mengembangkan pola tidur yang baik dan seiring waktu, ‘utang’ waktu tidur yang menumpuk membuat mereka merasa sangat kelelahan.

Rasa lelah berlebihan inilah yang diduga membuat Si Kecil tidak nyaman dan menangis tanpa henti, padahal pada waktu tersebut mereka masih kesulitan untuk tidur.

2. Overstimulasi

Si Kecil dapat dengan mudah menjadi terlalu bersemangat karena semua aktivitas dan suara di sekitar mereka. Bahkan mereka akan menjadi lebih agresif saat siang hari.

Sementara Si Kecil tidak dapat melakukan semua aktivitas karena salah satu dampaknya adalah membuat mereka rewel atau sering mengalami arsenic hour.

3. Masalah pada Perut atau Pencernaan

Gas dapat menimbulkan rasa tidak nyaman yang menyebabkan ratapan yang Si Kecil ungkapkan melalui tangisan. Jika Ibu menyusui, makanan yang Ibu konsumsi dapat berkontribusi sebagai penyebab masalah perut atau pencernaan pada Si Kecil.

Bagaimana Cara Mengatasi Arsenic Hour?

Bagaimanapun juga arsenic hour memang sering terjadi pada bayi. Tidak ada cara pasti yang dapat digunakan untuk menghindarinya, tidak peduli seberapa kerasnya Ibu  mencoba.

Dalam situasi ini, Ibu bahkan harus terjaga selama berjam-jam bersama Si Kecil yang masih terus rewel. Itu tentunya bukanlah hal yang mudah, tapi jika Ibu siap, itu akan sedikit membantu.

Dikutip dari Todaysparent.com, ada beberapa hal yang bisa Ibu lakukan selama menghadapi arsenic hour Si Kecil. Apa saja ya? Yuk lihat di bawah ini, Bu!

1. Atasi Penyebab yang Ibu Curigai kemudian Ulangi

Apakah Ibu menduga Si Kecil menangis karena lapar? Bosan? Bajunya basah? Overstimulasi? Cobalah untuk menyusuinya, mengganti popoknya, atau mengajaknya bermain. Ibu mungkin akan menemukan solusi untuk menenangkan Si Kecil.

2. Ubah Suasana Lingkungan atau Pemandangan untuk Si Kecil

Distraksi terkadang dapat menjadi trik jitu. Taruh Si Kecil di kereta dorong dan keluarlah untuk berjalan-jalan sebentar atau mandikan menggunakan air hangat. White noise seperti suara hujan atau suara jangkrik mungkin dapat juga membantu menenangkan Si Kecil.

3. Fokus untuk Menidurkan Si Kecil

Jika Ibu tahu Si Kecil yang newborn tidak mendapatkan waktu tidur sebagaimana yang ia butuhkan, cobalah untuk membantunya tidur lelap untuk beristirahat. Hal ini mungkin dapat membantunya merasa lebih nyaman dan berhenti menangis.

4. Sendawakan Si Kecil

Jika Ibu curiga gas yang menyebabkan Si Kecil mengalami arsenic hour, maka cobalah untuk rutin menyendawakan Si Kecil setiap kali setelah menyusuinya. Bagaimanapun gas yang menumpuk di dalam perut atau usus Si Kecil akan membuatnya merasa tidak nyaman.

5. Jika Semua Gagal, Tetaplah di Sisi Si Kecil

Berada dekat dengan Si Kecil dapat membuatnya tetap tenang lho, Bu. Jika berbagai cara di atas sudah Ibu lakukan tapi tidak berhasil meredakan tangisnya, berikan Si Kecil pada anggota keluarga lain karena Si Kecil biasanya akan menanggapi perubahan baru.

Untuk membuat Si Kecil lebih nyaman dan bisa tidur lebih nyenyak, Ibu bisa membalurkan balsam yang mengandung bahan alami, seperti Transpulmin Baby yang mengandung eucalyptus dan ekstrak chamomile, yang hangat dan aromanya memberikan efek relaksasi.

Jika gejala flu dan pilek sudah mulai muncul, bantu redakan dengan balsam Transpulmin Baby yang telah direkomendasikan ahli lebih dari 30 tahun. Balurkan balsam Transpulmin Baby untuk Si Kecil baru lahir sampai usia 24 bulan di dada, punggung, dan leher, serta rasakan manfaatnya!

Jangan lupa selalu stock Transpulmin untuk Si Kecil ya, Bu!

Sumber:

https://www.popmama.com/baby/0-6-months/freya-felia/mengetahui-penyebab-bayi-menangis-tanpa-henti/3

https://www.orami.co.id/magazine/mengenal-arsenic-hour-momen-bayi-menangis-tanpa-sebab-di-malam-hari

https://www.ibupedia.com/infografis/apa-itu-arsenic-hour

Kembali ke Kumpulan Artikel