Kebiasaan Si Kecil yang bisa menyebabkan bapil

08/02/2022
Kebiasaan Si Kecil yang bisa menyebabkan bapil
Mencuci tangan, merupakan kebiasaan Si Kecil yang baik untuk mencegah pilek dan flu.

Si Kecil yang berusia kurang dari 2 tahun bisa terkena bapil dan flu sebanyak 8-10 kali dalam setahun, sedangkan pada anak yang usianya sudah lebih dari 2 tahun, bapil dan flu bahkan bisa terjadi hingga 9-12 kali dalam setahun.

Anak-anak rentan terkena bapil dan flu dikarenakan sistem kekebalan tubuh mereka belum cukup kuat melawan kuman dan bakteri yang masuk. Bukan hanya itu, beberapa kebiasaan buruk Si Kecil tanpa disadari juga bisa meningkatkan risiko terkena bapil dan flu. 

Seberapa sering anak biasanya mengalami pilek atau flu dalam setahun?

Dilansir dari laman resmi University of Utah, Si Kecil akan mulai mengalami pilek setelah menginjak usia enam bulan ketika sistem imun yang berasal dari ibu mulai memudar dan harus mulai membangun imunitas sendiri. Hal ini menjadi salah satu penyebab anak mudah sakit di usia dini.

Hingga usia preschool (dua tahun), anak akan mengalami pilek antara tujuh hingga delapan kali dalam setahun. Lalu, memasuki usia sekolah, rata-rata anak mengalami pilek sebanyak enam kali dalam satu tahun.

6 Kebiasaan buruk yang mudah memicu Si Kecil terserang pilek dan flu

Berikut adalah beberapa kebiasaan buruk anak yang bisa memicu datangnya bapil dan flu:

1. Malas mencuci tangan

Anak-anak suka menyentuh dan memegang benda-benda di sekitarnya. Padahal benda-benda tersebut bisa saja merupakan sarang kuman penyebab penyakit. Saat menyentuh suatu benda, debu, kotoran, bakteri, parasit, atau jamur yang ada di permukaan benda tersebut akan berpindah ke tangan Si Kecil.

Oleh karena itu, selalu ajarkan Si Kecil untuk rajin mencuci tangan dengan sabun dan air bersih selama 20 detik, terutama sebelum dan sesudah makan, setelah buang air kecil atau buang air besar, serta setelah bermain. Jika tidak ada air dan sabun, gunakan hand sanitizer khusus anak untuk membersihkan tangannya.

2. Menyentuh wajah

Menyentuh mulut, hidung, dan mata dengan tangan yang kotor dapat menyebabkan Si Kecil terkena bapil dan flu. Kuman-kuman yang ada di tangan Si Kecil bisa masuk ke dalam tubuh melalui organ-organ tersebut dan membuatnya sakit.

Eits, tapi bukan hanya kebersihan tangan Si Kecil yang perlu diperhatikan ya, Bu! Tangan Ibu, Ayah, dan orang lain juga perlu dibersihkan dulu sebelum menyentuh Si Kecil, terlebih di bagian wajahnya.

3. Tidak berganti pakaian setelah pulang sekolah atau bermain

Kuman dan bakteri penyebab batuk pilek dapat menempel dan bertahan hidup di pakaian selama berjam-jam. Jadi ketika Si Kecil pulang dari sekolah atau pulang bermain, pastikan Ibu memintanya untuk segera berganti pakaian dan mencuci tangan.

4. Berbagi penggunaan alat makan

Minum air dari sedotan atau gelas yang sama dengan orang lain juga dapat membuat Si Kecil lebih rentan terkena bapil, meskipun orang lain itu adalah orang tua atau saudaranya sendiri. Begitu pula halnya jika dia menerima suapan makanan dari sendok atau tangan orang lain. Terlebih jika orang lain tersebut memang sedang ada keluhan bapil.

5. Susah makan dan minum

Ada sebagian anak yang perlu dibujuk untuk mau makan atau minum, apalagi untuk makan sayur dan buah. Nah, malas makan dan minum, ditambah lagi kebiasaan jajan sembarangan, akan membuat Si Kecil lebih rentan terkena bapil.

Kurangnya asupan nutrisi akibat kebiasaan tersebut dapat membuat daya tahan tubuh anak menjadi lebih lemah. Ujung-ujungnya, Si Kecil jadi lebih mudah terkena bapil.

6. Susah tidur

Untuk menunjang tumbuh kembang dan daya tahan tubuhnya, anak-anak butuh waktu tidur yang lebih lama dari orang dewasa. Si Kecil usia 3-5 tahun membutuhkan waktu tidur sebanyak 10-13 jam sehari, sedangkan Si Kecil usia 6-13 tahun butuh tidur sebanyak 9-11 jam sehari.

Kalau Si Kecil kurang tidur, daya tahan tubuhnya akan melemah sehingga dia lebih rentan terkena penyakit. Jadi, jangan heran kalau Si Kecil lebih sering bapil saat dia jarang tidur siang atau sering tidur larut malam.

Untuk membuat Si Kecil lebih nyaman saat bapil dan bisa tidur lebih nyenyak, Ibu bisa membalurkan balsam yang mengandung bahan alami, seperti Transpulmin Baby yang mengandung eucalyptus dan ekstrak chamomile, yang hangat dan aromanya memberikan efek relaksasi.

Jika gejala bapil sudah mulai muncul, bantu redakan dengan balsem Transpulmin Baby yang telah direkomendasikan ahli lebih dari 30 tahun. Balurkan balsam Transpulmin Baby untuk bayi baru lahir sampai usia 24 bulan di dada, punggung dan leher, serta rasakan manfaatnya!

Jangan lupa selalu stock Transpulmin untuk Si Kecil ya Bu!

Sumber: 

https://www.alodokter.com/kebiasaan-anak-yang-dapat-memicu-batuk-pilek

https://hellosehat.com/parenting/kesehatan-anak/gejala-anak/batuk-dan-pilek-pada-anak/

Kembali ke Kumpulan Artikel