Mengompres Si Kecil dengan Tepat

17/01/2022

Mengompres Si Kecil dengan Tepat
asian baby getting a fever

Demam merupakan salah satu penyakit yang sering dialami oleh Si Kecil. Pada dasarnya, demam adalah suatu pertanda bahwa tubuh Si Kecil sedang melawan penyakit atau infeksi. Munculnya demam dianggap sebagai bukti bahwa sistem kekebalan tubuh Si Kecil bekerja dengan baik. 

Hingga saat ini, kompres terbaik untuk meredakan demam Si Kecil masih menjadi pertanyaan besar. Apakah lebih baik menggunakan air panas dibandingkan air dingin atau sebaliknya. Padahal jika tidak ditangani dengan tepat, bisa membuat kondisi Si Kecil memburuk.

Saat suhu tubuh Si Kecil naik, banyak Ibu yang sering kali mengompres dahi Si Kecil menggunakan air dingin, karena berpikir air dingin dapat menurunkan panas tubuh. Namun, cara ini keliru. Kompres air dingin malah dapat meningkatkan suhu tubuh. 

Tubuh yang panas saat demam merupakan reaksi alami yang dikeluarkan oleh tubuh untuk mempertahankan diri. Bila Ibu menempelkan kompres dingin, tubuh Si Kecil justru akan menganggapnya sebagai ancaman terhadap proses melawan infeksi sehingga tubuh akan meningkatkan suhunya dan demam pun semakin parah. 

Kompres air dingin juga bisa menyebabkan suhu tubuh Si Kecil menurun secara tiba-tiba sehingga membuat badannya menggigil. Jadi, Ibu sebaiknya tidak mengompres Si Kecil yang sedang demam dengan air dingin.

Perbedaan Kompres Si Kecil Panas dan Dingin

Sebelum menggunakan, Ibu perlu tahu kalau perbedaan utama kompres Si Kecil menggunakan air panas dan dingin. Perbedaannya bukan terletak pada suhunya, tapi justru pengaruhnya pada tubuh dan pembuluh darah.

Mengutip Medical News Today, memberikan kompres panas atau hangat pada tubuh memicu vasodilatasi atau pelebaran pembuluh darah. Saat pembuluh darah melebar, darah mengalir lebih banyak ke seluruh tubuh sambil membawa lebih banyak kandungan oksigen, nutrisi, dan sel imun.

Sebaliknya, memberikan kompres dingin pada tubuh akan memicu vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh darah. Hal ini akan memberikan efek mengurangi rasa nyeri pada bagian tubuh yang cedera.

Cara Mengompres Si Kecil Demam

Lantas, bagaimana ya cara mengompres Si Kecil dengan tepat supaya panasnya lekas turun, Bu?

  1. Pertama-tama, sediakan baskom kecil berisi air hangat dengan suhu kurang lebih 38°C, lalu basahi handuk atau waslap dengan air hangat tersebut.
  2. Bukalah baju Si Kecil saat mengompres. Selain di dahi, letakkan juga handuk hangat di lipatan-lipatan pembuluh darah besar, seperti ketiak dan lipatan paha agar panas tubuh dapat cepat keluar lewat pori-pori.
  3. Kompres bagian tubuh tersebut kurang lebih selama 10 menit. Bila handuk sudah tidak lagi hangat, rendam kembali handuk dalam air hangat. Kompres lagi sampai suhu tubuh Si Kecil menurun.
  4. Selesai mengompres, keringkan bagian tubuh yang dikompres dengan cara menekan-nekan kulit dengan handuk kering alih-alih digosok. Kenakan kembali baju Si Kecil. Pilihlah baju yang tipis dan longgar untuk membantu proses penguapan panas. Selimuti Si Kecil dengan kain tipis apabila ia kedinginan atau menggigil. 

Jika Si Kecil mulai demam, jangan panik. Ibu bisa lakukan mengompres seperti cara diatas dan setelahnya Ibu bisa gunakan Transpulmin balsam bayi yang telah dipercaya lebih dari 30 tahun dari bahan alami ekstrak chamomile dan eucalyptus. Transpulmin Baby bisa dibalurkan ke bayi baru lahir sampai dengan usia 24 bulan. Selain untuk penanggulangan demam, balsem Transpulmin Baby bermanfaat untuk meredakan nyeri badan, meredakan sakit kepala, meredakan sakit perut dan menghangatkan badan.

Jangan lupa selalu ada Transpulmin untuk Si Kecil ya, Bu!

Sumber: 

https://www.halodoc.com/artikel/anak-demam-kompres-air-hangat-atau-dingin-

https://www.orami.co.id/magazine/cara-kompres-anak/

Kembali ke Kumpulan Artikel