Si Kecil Panas, Belum Tentu Demam!

December 1, 2020

Saat Si Kecil panas tentu menjadi kekhawatiran utama para Ibu. Oleh karena itu, saat mendapati tubuh Si Kecil hangat atau kepalanya panas, Ibu mungkin akan buru-buru memberikannya kompres atau bahkan obat penurun demam. Padahal, belum tentu itu demam.

Mengenali Penyebab Kepala Si Kecil Bayi Panas

Saat mendapati dahi atau kepala Si Kecil panas, jangan dulu cemas. Pasalnya, kepala bayi panas tidak selalu menandakan demam.A da beberapa hal yang juga bisa menyebabkan kepala bayi menjadi panas, di antaranya:

Selain hal-hal di atas, kepala bayi panas juga bisa dipengaruhi oleh waktu. Suhu bayi biasanya akan meningkat menjelang malam hari, lalu menurun saat pagi hari. Ini adalah hal yang normal.

Menggunakan Termometer untuk Mengukur Suhu

Ibu sebaiknya tetap tenang saat menghadapi perubahan suhu tubuh bayi. Langkah awal yang harus Anda lakukan saat mengetahui kepala Si Kecil panas adalah memeriksa suhu tubuhnya dengan thermometer.

Untuk mengetahui suhu tubuh Si Kecil dengan cepat dan akurat, Ibu bisa menggunakan termometer digital. Selain itu, Ibu juga bisa menggunakan termometer rektal yang dimasukkan ke dalam anus Si Kecil. Biasanya, termometer rektal lebih diperuntukkan untuk bayi dan anak-anak yang berusia di bawah 3 tahun.

Normalnya, suhu tubuh bayi adalah 36-37 derajat Celsius. Jika dari hasil pengukuran suhu dengan termometer didapati bahwa suhu tubuh Si Kecil di atas 37 derajat Celcius, barulah Ibu perlu waspada, karena ini menandakan ia sedang demam.

Selain dahi atau kepala panas, gejala lain yang bisa dialami oleh bayi saat mengalami demam adalah tidak nafsu makan, tampak lesu, bibirnya kering, muncul ruam di pipinya, mudah berkeringat, rewel, dan area punggung atau perutnya terasa panas.

 Langkah Penanganan Demam pada Bayi

Demam merupakan bentuk pertahanan alami tubuh dalam melawan infeksi dan penyakit. Saat Si Kecil demam, Anda bisa melakukan sejumlah penanganan demam pada Si Kecil berikut ini:

Jaga Si Kecil tetap terhidrasi

Berikan bayi asupan cairan yang cukup, baik dalam bentuk ASI, susu formula, maupun air putih, untuk mencegah Si Kecil.

Pakaikan pakaian yang nyaman

Pakaikan Si Kecil baju yang nyaman dan berbahan tipis. Hindari memakaikannya pakaian yang tebal dan berlapis-lapis. Namun, jangan juga terlalu tipis, karena bisa membuatnya kedinginan. Sesuaikan pakaian Si Kecil dengan suhu di ruangan.

Mandi air hangat

Mandi air hangat bisa membantu mengatasi demam pada bayi. Saat memandikan bayi, pastikan air hangat tidak terlalu panas untuk kulitnya.

Kepala panas belum tentu menjadi pertanda bayi mengalami demam atau gangguan kesehatan. Meski demikian, pastikan kondisi tersebut bukan demam dengan mengukur suhu tubuhnya menggunakan termometer. Bila perlu, periksakan Si Kecil ke dokter.

Nah, Ibu juga bisa menggunakan balsam khusus bayi untuk meredakan gejala pilek dan batuk, termasuk demam, secara alami bu! Cukup balurkan Transpulmin Baby ke dada, punggung dan leher untuk redakan gejala. Transpulmin Baby juga dapat mencegah virus serta bakteri dari Si Kecil. Kebaikannya sudah ada dalam satu produk, jadi lebih hemat kan bu! Transpulmin telah dipercaya selama lebih dari 30+ tahun oleh dokter anak sejak tahun 1986. Jangan lupa selalu stock Transpulmin untuk Si Kecil ya bu!

Kembali ke Kumpulan Artikel