Tunda Bawa Si Kecil ke Rumah Sakit Kecuali 10 Kondisi Ini Terjadi

August 21, 2020

Rumah sakit adalah tempat yang paling dihindari selama masa pandemi, apalagi untuk Si Kecil. Namun, kita juga perlu tahu, apa batasan kondisi yang terjadi pada Si Kecil yang membuat dia diharuskan untuk segera menemui dokter. Menunda kepergian atau berkunjung ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) seperti rumah sakit dan klinik, merupakan bagian yang penting dalam mencegah potensi penularan Covid-19 yang masih belum usai pandemi ini.

Namun, Ibu diminta untuk segera membawa Si Kecil ke fasyankes saat mengalami gejala atau tanda-tanda darurat seperti berikut sesuai dengan panduan resmi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

1. Demam tinggi 3 hari atau lebih
2. Diare dan muntah terus menerus
3. Sesak napas
4. Tidak mau makan dan minum
5. Pendarahan banyak
6. Bentol kemerahan seluruh tubuh
7. Kejang 2x atau lebih
8. Penurunan kesadaran atau anak tidak aktif

Dalam kondisi-kondisi darurat seperti yang telah disebutkan, kata dia, membawa anak-anak ke fasyankes justru tidak boleh ditunda. Dengan catatan, protokol pencegahan penularan Covid-19 sebisa mungkin untuk tetap diterapkan sedari rumah, dalam perjalanan, maupun saat berada di fasyankes. Sebab, di luar dari kondisi darurat yang diderita Si Kecil. Virus corona, SARS-CoV-2 masih tetap berpotensi menginfeksi siapa saja dan segala usia.

Pada kondisi seseorang termasuk Si Kecil yang sedang sakit, menjadi kondisi yang rentan terinfeksi disebabkan sistem kekebalan tubuh atau imunitas yang juga menurun karena penyakit lainnya. Maka dari itu, selama masa pandemi, penting bagi orangtua untuk memperhatikan kesehatan Si Kecil, dengan tetap menjaga kebersihan dan kesehatan diri. Hal-hal dapat dilakukan selama masa pandemi Covid-19 ini yaitu dengan mengajarkan Si Kecil untuk selalu rajin mencuci tangan menggunakan sabun dengan cara yang benar, menerapkan etika batuk, hingga menggunakan masker saat berada di luar ruang.

Nah kalau Si Kecil terkena gejala bapil, jangan buru-buru diberi obat ya bu! Cukup balurkan Transpulmin dengan kandungan eucalyptus dan chamomile yang redakan gejala bapil secara alami, berikan kehangatan untuk Si Kecil, serta mencegah virus dan bakteri dari. Kebaikannya sudah ada dalam satu produk, jadi lebih hemat kan bu! Transpulmin telah dipercaya selama lebih dari 30+ tahun di Indonesia

Untuk Si Kecil usia 0 – 24 bulan, gunakan kehangatan khusus dariTranspulmin Baby dan untuk Si Kecil usia > 2 tahun, gunakan Transpulmin Kids yang punya kehangatan ekstra. Balurkan ke dada, punggung dan leher Si Kecil sebanyak 3-4x sehari untuk menghangatkan dan rileksasi Si Kecil, meredakan gejala bapil serta mencegah virus dan bakteri dari Si Kecil. Gunakan setelah mandi, sebelum tidur, saat terkena gejala bapil dan saat cuaca dingin. Jangan lupa selalu stock Transpulmin untuk Si Kecil ya bu!

Sumber: https://kesehatan.kontan.co.id/news/covid-19-ahli-ingatkan-tunda-bawa-anak-ke-dokter-kecuali-alami-gejala-parah-berikut?page=all

Kembali ke Kumpulan Artikel