Purple Crying, Fase Saat Si Kecil Sering Menangis Tanpa Sebab

July 17, 2020

Purple crying bukanlah istilah untuk merujuk pada kondisi tubuh Si Kecil yang berubah menjadi ungu (purple) ya, Bu. Purple crying adalah istilah untuk menggambarkan fase saat Bayi yang baru lahir terus-terusan menangis tanpa henti. Lantas, apa itu purple crying dan bagaimana cara mengatasinya?

Nah, Ibu sebagai orangtua pasti merasa khawatir saat anaknya yang baru lahir menangis. Apalagi di masa pandemi seperti ini, kekhawatiran orang tua pasti akan berlipat ganda dengan kondisi kesehatan Si Kecil. Apalagi jika tangisan ini terjadi terus menerus selama beberapa jam misalnya. Lalu Ibu mungkin berpikir bahwa si bayi yang baru lahir ini mungkin merasakan sakit atau sedang dalam kondisi tidak sehat. Namun, Si Kecil yang menangis secara terus-menerus tidak selalu disebabkan oleh hal demikian. Si Kecil yang terus menangis bisa menandakan bahwa ia mengalami purple crying.

Purple crying adalah tahapan perkembangan normal bayi yang ditandai dengan menangis terus-menerus. Bayi mulai memasuki tahapan ini sebelum ia berusia 3 minggu dan berlanjut hingga usia sekitar 3 atau 4 bulan.

Perlu diketahui bahwa bayi yang sehat biasanya lebih sering menangis. Ini adalah cara mereka berkomunikasi, bila mereka merasa lapar atau ingin buang air. Jadi, purple crying yang terjadi pada Si Kecil adalah kondisi normal.

Nah, tahapan ini dinamakan purple crying karena merupakan singkatan dari beberapa kata. Menurut American Academy of Pediatric, singkatan tersebut terdiri dari:

Mengetahui tahapan menangis pada bayi ini memberi ketenangan pikiran bagi Ibu. Sebenarnya, cara meredakan tangisan Si Kecil tidaklah berbeda, hanya saja butuh waktu dalam menerapkannya.

Agar lebih jelas, beberapa teknik berikut ini bisa membantu mengatasi purple crying pada bayi, di antaranya:

1. Memijat Si Kecil

Untuk menenangkan Si Kecil, Ibu bisa memberikan pijatan untuk membuatnya lebih rileks. Kontak antar kulit Ibu dengannya juga bisa memberikan Si Kecil perasaan nyaman. Ibu bisa meakukan pijatan sekitar 15 menit dengan menggunakan Transpulmin Baby di bagian dada, punggung, dan leher. Kehangatan khusus dari Transpulmin Baby akan membuat Si Kecil rileks dan nyaman.

 2. Menggendong Si Kecil

Jika masih terus menangis, cobalah untuk menggendong Si Kecil sambil berjalan atau menggoyangkan tubuh. Tindakan ini dimaksudkan untuk memberi tahu si Kecil bahwa sang ibu atau ayah berada di sisinya.

3. Mengajaknya keluar ruangan

Mengajak bayi ke taman atau halaman rumah untuk menikmati udara segar bisa membantu menenangkan Si Kecil saat ia menangis.

 

Sumber:

https://hellosehat.com/parenting/tips-parenting/purple-crying-pada-bayi/

http://purplecrying.info/

Kembali ke Kumpulan Artikel