Si Kecil Boleh Diberikan Obat Saat Batuk, Asalkaaan

November 22, 2018

Batuk merupakan cara tubuh melindungi diri dan reaksi normal untuk membersihkan lendir dari saluran pernapasan. Umumnya batuk pada Si Kecil yang masih bayi terjadi karena infeksi sejenis virus flu dan akan mereda sendiri setelah dua minggu.

Batuk yang dialami Si Kecil biasanya disertai dengan demam, radang tenggorokan, mata merah, hidung tersumbat tidak nafsu makan, dan rewel. Nah, kalau sudah seperti ini ibu perlu bijak jika ingin memberikan Si Kecil obat.

Saat Si Kecil batuk, ibu boleh memberikan obat. Tapi obat yang bisa diberikan adalah untuk meringankan gejala. Apa saja ya itu?

  1. Paracetamol Anak

Paracetamol dapat digunakan untuk Si Kecil usia dua bulan yang mengalami demam (dengan suhu tubuh diatas 38°). Ibu bisa memberikan paracetamol tiap empat jam atau enam jam sekali, dan tidak lebih dari 4 kali dalam 24 jam.

  1. Ibuprofen anak

Ibu bisa memberikan ibuprofen anak ketika Si Kecil berusia 3 bulan yang mengalami demam. Ibuprofen cenderung lebih kuat dari paracetamol. Ibuprofen dapat diberikan tidak lebih dari tiga dosis dalam jangka waktu 24 jam, Pemberian ibuprofen sangat disarankan dengan makanan.

  1. Saline Drop

Larutan tetes saline dapat digunakan untuk mengencerkan lendir, sehingga dapat melegakan pernapasan bayi. Cara penggunaanya, teteskan larutan saline ke lubang hidung bayi, lalu hisap lendir menggunakan alat hisap lendir.

Jangan lupa ya bu untuk selalu baca kemasan obat, karena tiap obat memiliki efek samping dan cara pakai.

Saat Si Kecil dilanda pilek batuk, balurkan Transpulmin kemasan BARU di bagian dada, punggung, dan leher. Transpulmin kini tersedia dalam dua varian. Transpulmin Baby bisa digunakan untuk Si Kecil usia 0 bulan – 2 tahun. Transpulmin Kids untuk anak usia 2 tahun ke atas. Selama lebih dari 30 tahun, Transpulmin efektif meredakan gejala pilek, batuk, dan Flu Si Kecil.

Kembali ke Kumpulan Artikel