Menyapih si Kecil dengan Cinta

October 24, 2017

Idealnya, pemberian ASI dan ASI eksklusif berlangsung hingga si Kecil berusia 2 tahun. Setelah periode ini, sudah saatnya Ibu menyapih atau membantu si Kecil lepas dari ASI. Menyapih si Kecil dengan Cinta tidak jarang proses penyapihan ini menghadirkan masalah, baik bagi Ibu yang menyapih, maupun pada si Kecil yang disapih. Lalu bagaimana caranya agar proses Menyapih si Kecil dengan Cinta ini berjalan dengan baik dan lancar? Simak tips nya berikut ini yuk Bu.

 

  1. Lakukan secara bertahap

Agar proses penyapihan ini berjalan dengan lancar, lakukan secara bertahap dan tidak tiba-tiba. Misalnya dengan mengurangi frekuensi pemberian ASI pada si Kecil. Pengurangan frekuensi pemberian ASI juga secara otomatis akan membuat produksi ASI menurun.

 

  1. Alihkan perhatian si Kecil saat menjelang tidur

Bila si Kecil terbiasa menyusu ASI menjelang tidur, Ibu bisa mengalihkan perhatiannya. Misalnya dengan membacakannya buku cerita ataupun dengan memperdengarkan musik atau lagu pengantar tidur.

 

  1. Pastikan si Kecil sudah kenyang sebelum tidur

Kondisi perut yang kenyang akan membuat si Kecil lupa akan keinginan untuk menyusu ASI. Sebaliknya bila ia tidur dalam kondisi perut lapar, si Kecil akan menjadi rewel dan menginginkan ASI.

 

  1. Ajarkan si Kecil untuk minum dari gelas

Lakukan secara bertahap. Mulailah dengan memberinya training cup agar pada akhirnya ia terbiasa minum dari gelas

 

  1. Berikan lebih banyak pelukan dan sentuhan

Proses penyapihan akan membuat si Kecil merasa tidak aman. Sehingga pada periode ini penting baginya untuk mendapatkan perasaan aman dari sentuhan dan pelukan Ibu. Jangan lupa, pastikan juga kehangatan Transpulmin BB Balsam yang mengandung Eucalyptus Oil dan ekstrak bunga Chamomile , turut membantunya merasa hangat dan nyaman saat melewati proses penyapihan ini.

 

Nah dengan tips-tips di atas, semoga proses penyapihan ASI pada si Kecil berjalan dengan lancar ya Bu 🙂

 

Kembali ke Kumpulan Artikel