Imunisasi untuk si Kecil

September 22, 2017

Ketika lahir, si Kecil secara otomatis memiliki antibodi alami dari sang ibu yang didapat saat masih berada dalam kandungan. Sayangnya, antibodi tersebut tidak bekerja dalam rentan waktu lama.

Imunisasi untuk si Kecil. Ya, antibodi ini hanya bertahan singkat dalam beberapa bulan saja, Bu. Hal ini menyebabkan bayi jadi lebih mudah terkena virus dan penyakit.

Maka dari itu, bayi membutuhkan beberapa imunisasi agar kekebalan tubuhnya terjaga. Imunisasi sendiri adalah memasukkan bakteri yang telah dilemahkan ke dalam tubuh supaya berfungsi untuk menangkal penyakit. Pemberian imunisasi adalah melalui suntikan ataupun ditetes ke mulut. Ada beberapa vaksin imunisasi yang wajib diberikan kepada si Kecil:

  1. Imunisasi BCG

Untuk mencegah penyakit tuberculosis atau yang lebih sering dikenal dengan TBC. Pemberian vaksin ini langsung diberikan ketika si Kecil dalam usia satu minggu hingga tiga bulan, dan hanya disuntik sekali saja. Suntikan BCG akan menimbulkan sedikit tanda di kulit.

  1. Imunisasi Hepatitis B

Berbeda dengan vaksin BCG, imunisasi hepatitis B diberikan beberapa kali, yakni ketika bayi baru lahir, kemudian dilanjutkan ketika dirinya berusia satu bulan, lalu saat tiga hingga enam bulan.

  1. Imunisasi Campak

Agar dapat menghindari penyakit campak, vaksin tersebut diberikan tiga kali pada si Kecil. Vaksin pertama diberikan saat berusia 9 bulan (ketika antibodi dari sang Ibu telah hilang), 2 tahun serta 7 tahun.

  1. Imunisasi DTP

Imunisasi DTP berfungsi untuk melindungi anak dari difteri, tetanus, dan pertusis. Masing-masing ketiga ini memiliki risiko penyakit  tinggi dan bahkan dapat menyebabkan kematian sehingga vaksin DPT sangat diwajibkan para dokter untuk kesehatan anak dan bayi.

Meski memiliki fungsi sebagai pemberi kekebalan tubuh si Kecil, imunisasi nyatanya pula dapat menimbulkan efek samping seperti rasa lelah, batuk dan pilek, serta demam. Tak jarang bila anak dan bayi akan lebih rewel setelah diberikan vaksin.

Nah, untuk mengatasi batuk pilek pada anak karena imunisasi ini, Ibu dapat memberikan obat sesuai resep dokter atau berikan jeruk nipis hangat. Oleskan juga Transpulmin BB Balsam (untuk bayi) atau Transpulmin BB balsam (untuk usia 2 tahun ke atas) agar tubuh si Kecil menjadi lebih hangat.

Referensi: www.halodoc.com

 

Kembali ke Kumpulan Artikel